Ada dua alasan utama mengapa orang Kristen tidak menyimpan atau mempunyai naskah asli teks-teks Kitab Suci mereka. Alasan pertama adalah karena Yerusalem kuno telah dua kali dihancurkan. Pertama oleh kerajaan Babel. Kedua oleh orang Romawi. Hampir mustahil untuk mempertahankan teks kuno yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun tanpa mengalami kerusakan.
Alasan kedua adalah tradisi Yahui kuno sangat menghormati teks Kitab Suci mereka begitu rupa sehingga ketika ada naskah asli kuno yang cacat, entah karena waktu ataupun karena terkena sesuatu maka orang Yahudi akan mengubur teks tersebut dengan ritual yang sama seperti mereka menguburkan seseorang yang wafat. Tentu saja sebelum dikuburkan, mereka terlebih dahulu membuat salinan dari teks-teks tersebut. Dari dua alasan ini saja, kita dapat membayangkan betapa tidak mungkinnya kita memiliki teks-teks asli tersebut. Akan tetapi kita tahu pasti bahwa meskipun yang kita miliki adalah salinan, tradisi Yahudi memastikan bahwa salinan itu sama isinya dengan yang asli.