Membaca silsilah Yesus Kristus di dalam Matius pasal 1 barangkali sering membuat kita bingung. mengapa? Karena di dalam tulisan itu, kita hanya melihat daftar nama-nama orang yang merupakan nenek moyang yang kemudian melahirkan atau menghadirkan Yesus Kristus di dunia. Lantas, apa makna dari daftar nama-nama tersebut bagi kita sekarang ini?
Pertanyaan tersebut memang wajar saja. Tidak terlalu mudah memang memahami sebuah tulisan yang dikerjakan di masa lampau oleh orang-orang yang hidup di dalam kebudayaan masa lalu. Belum lagi kita juga tahu bahwa penulis tersebut juga berasal dari negara yang berbeda dengan kita. Cara berpikir mereka, cara pandang mereka tidaklah begitu saja dapat disamakan dengan kita.
Apa makna silsilah Yesus Kristus di dalam Matius 1 bagi pembaca mula-mula? Bagi orang yang hidup di abad pertama, yaitu abad dimana tulisan tersebut muncul, silsilah Yesus Kristus memberikan suatu informasi yang jelas bahwa kehadiran Yesus Kristus adalah bukti perwujudan janji Allah pada Abraham. Melalui Kristus Yesus lah janji berkat Allah kepada keturunan Abraham akan dipenuhi. Di dalam diri Yesus Kristus pulalah, janji Allah kepada Daud akan dipenuhi. Yesus adalah jawaban bagi janji Allah.
Apa makna silsilah Yesus Kristus di dalam Matius 1 bagi kita pembaca yang hidup di masa kini? Dari tulisan Matius tersebut kita mengenal Pribadi Allah yang setia dalam menepati janji-Nya. Ia tidak lupa, Ia tidak gagal memenuhi janji-Nya. Janji itu terwujud dalam diri Yesus Kristus. Selain itu, dari silsilah tersebut kita juga belajar mengenal kekuasaan Allah yang bergerak lambat dan lembut namun berhasil mencapai tujuan. Segala penderitaan bangsa Israel tidak dapat menghentikan kuasa Allah untuk mencapai tujuan-Nya. Segala kekurangan dan dosa manusia yang menjadi nenek moyang Yesus tersebut pun ternyata tidak menghalangi niat dan tujuan Allah dalam memberkati umat manusia melalui Yesus Kristus.
Allah berjanji dan janji-Nya itu baik. Allah mau menepati janji-Nya karena Dia adalah Allah yang setia. Allah mampu menepati janji-Nya, karena Dia adalah Allah yang berkuasa.
Kiranya Tuhan memberkati kita. Amin.
Pertanyaan tersebut memang wajar saja. Tidak terlalu mudah memang memahami sebuah tulisan yang dikerjakan di masa lampau oleh orang-orang yang hidup di dalam kebudayaan masa lalu. Belum lagi kita juga tahu bahwa penulis tersebut juga berasal dari negara yang berbeda dengan kita. Cara berpikir mereka, cara pandang mereka tidaklah begitu saja dapat disamakan dengan kita.
Apa makna silsilah Yesus Kristus di dalam Matius 1 bagi pembaca mula-mula? Bagi orang yang hidup di abad pertama, yaitu abad dimana tulisan tersebut muncul, silsilah Yesus Kristus memberikan suatu informasi yang jelas bahwa kehadiran Yesus Kristus adalah bukti perwujudan janji Allah pada Abraham. Melalui Kristus Yesus lah janji berkat Allah kepada keturunan Abraham akan dipenuhi. Di dalam diri Yesus Kristus pulalah, janji Allah kepada Daud akan dipenuhi. Yesus adalah jawaban bagi janji Allah.
Apa makna silsilah Yesus Kristus di dalam Matius 1 bagi kita pembaca yang hidup di masa kini? Dari tulisan Matius tersebut kita mengenal Pribadi Allah yang setia dalam menepati janji-Nya. Ia tidak lupa, Ia tidak gagal memenuhi janji-Nya. Janji itu terwujud dalam diri Yesus Kristus. Selain itu, dari silsilah tersebut kita juga belajar mengenal kekuasaan Allah yang bergerak lambat dan lembut namun berhasil mencapai tujuan. Segala penderitaan bangsa Israel tidak dapat menghentikan kuasa Allah untuk mencapai tujuan-Nya. Segala kekurangan dan dosa manusia yang menjadi nenek moyang Yesus tersebut pun ternyata tidak menghalangi niat dan tujuan Allah dalam memberkati umat manusia melalui Yesus Kristus.
Allah berjanji dan janji-Nya itu baik. Allah mau menepati janji-Nya karena Dia adalah Allah yang setia. Allah mampu menepati janji-Nya, karena Dia adalah Allah yang berkuasa.
Kiranya Tuhan memberkati kita. Amin.
0 comments:
Post a Comment